Rabu, 15 Februari 2012

Tau gag siih loe ??





otak manusia merupakan inti dari sistem saraf pusat dan merupakan maha karya sang pencipta yang paling dahsyat pada manusia, dapat memproses sebanyak 70.000 pikiran dalam sehari


memakai headphone selama 1 jam dapat menstimulasi perkembangan bakteri dalam telinga sebanyak 700 x lipat dibandingkan dengan jika tidak memakai !
Ketika kita berjabat tangan
ketika kita saling berpegangan
mengisi kehampaan

tertawa bersama
hilangkan kepenatan
jadikan dunia ini
surga kita bersama

we're still together
still goin strong
friendly forever

Selasa, 14 Februari 2012

HARAP

    Menghilangkan rasa penat, jenuh ataupun mencari teman kenalan baru. Dimana lagi permainan anak galau kalu bukan lewat jejaring facebook, twitter ataupun akun akun lain semacamnya. Ya, walupun sekedar untuk hiburan semata.
 Banyak manfaat jika kita bisa menggunakan akun tersebut dengan benar, tapi sering kali yang gue dapat hanya mudorotnya saja. Menyia-nyiakanwaktu. .
Dan kehendak Tuhan pun tak bisa dipungkiri. Maksudnya ?  Gue menemukan sesuatu yang spesial, sesuatu yang wah, sesuatu yang membuat gue benar benar nge fly yaitu cinta. Mungkin gue emang termasuk kedalam golongan kategori anak alay. Dan hal ini sudah menjadi hal yang wajar.  Tapi memang benar jejaring sosial ini mengantarkan gue mengenal sesosok pria. Gue engak kenal sama sekali sama dia, padahal dia itu teman satu sekolahan. Maklum, gue enggak pernah memperhatikan  barisan daftar nama siswa yang tercantum disekolah. Sangat jelas, karena gue enggak dekat dengan pegawainya. So.. mana mungkin gue harus meminjam kertas tumpukan berisi nama itu.
Yah, sedikitpun gue enggak pernah melirik mereka yang berkeliaran disekolah.
Sekalipun jika sedang apel pagi di lapangan. Karena gue berjanji untuk setia sama cowok gue.
        Yogyakarta, tempat gue ngelanjutin study gue. Gue harap dengan senyum yang berkembang di bibir gue. Kota ini bisa mengajarkan gue arti hidup yang sesungguhnya. Setahun  gue di Jogja ya sudah mulai kerasan , banget malah. Tapi sering gue kangen sama suasana rumah, dimana ada belaian seorang ibu, petuah sang bapak, canda tawa bersama kaka dan si encek keponakan gue. Aduh berasa tua udah jadi tante.
“kriiing kriing kriing “ dering telpon gue yaring bunyinya.
“Yasayang?”
“Sayang, buruan dong pulang aku kangen sama kamu“
Lagi-lagi suara cowok itu. Ya siapa lagi kalo bukan Edward, sang kekasih yang paling gue cinta gara-gara dia sering menekan gue dengan aksi konyolnya tiap kali gue mutusin dia. Entah karena apa gue bisa sayang atau ini hanya perasaan kasihan gue.
Liburan kali ini setelah gue transit di cilacap, akhirnya gue ke jakarta juga tanpa sepengetahuan abang gue. Karena selama di Jogja gue dalam asuhan abang pertama gue. Yah, akhirnya gue bisa ketemu  cowok gue juga, senangnya.
“ Sayang kamu mau kemana nak ?” tanya ibu
“ Aku mau maen bu, boleh kan yah. Bentar aja,kerumah Nia bu.......................................”
Yah setelah beribu ribu alasan yang gue susun secara spontan di hadapan nyokap gue, akhirnya gue di ijinin meskipun itu dengan cara berbohong. Sedikit risau tapi tak apalah.
Edward sudah nungguin gue dari tadi. Seneng banget, gue bisa jalan juga sama dia. Kerumahnya ketemu nyokapnya dan bisa bercanda lagi sama adeknya. Berasa adek sendiri.
Tapi gue benci, kenapa gue mau aja sih sama edward. Cowok matre kaya dia kenapa gue mesti pertahanin. Kena pelet apa gue, jujur  ya gue emang lemah kalo berhadapan dengan cinta.
                                             ***
Sinar mentari menembus pori-pori, merasuk kedalam raga dan menyambut senyum gue yang paling terindah dan selalu terindah .
Jogjakarta aku kembali ......................!!!!!!!

Tanpa gue sadari, ternyata edward udah bohongin gue selama ini. Ucapan manisnya, janji-janji indahnya ternyata itu hanyalah siasat iblis yang dia buat untuk nipu gue. Dibelakang gue ternyata dia ngeduain gue. Bener-bener nyesek. Bahkan sempetnya dia gonta ganti cewek saat gue di jogja, padahal sama sekali gue engga pernah punya niat untuk ngecewain dia. Hati gue bener bener ancur.
Cowok brengsek!         
Hangatnya bulan disertai sang bintang menyejukkan hati. Malam ini gue benar-benar tenang. Gue buka akun facebook, update status seperti biasanya. Lagi asyiknya, cowok itu nongol lagi . Ngajak chatingan gue. Asyik juga buat ngilangin rasa penat. Lama-lama gue suka sama sikap dia, yang selalu merhatiin gue, nasihatin gue, pokonya beda dari yang lain terutamaEdward.                                                                  
“ Mah aku sayang sama kamu, aku suka sama kamu. Kamu mau jadi pacar aku ?”
Gue cuma diam, anggap aja ini hal biasa karena enggak mungkin juga akan berlanjut. Gue ga mau trauma lebih dalam.
Tapi akhirnya hubungan kita berlanjut lewat sms, telpon. Semakin akrab, dan sampai akhirnya gue jadian sama dia.
Gue bener-bener kacau,  Kenapa gue ngulangin kejadian seperti ini. Kenapa gue ngulangin sifat gue, kenapa gue nggak bisa menjaga kesetiaan. Kemana pengorbanan gue selama ini.
Apa karena edward udah nyakitin gue?

Alip , maafin gue.  Gue nggak bermaksud kaya gini sama lu . Gue emang sayang sama lu .Tapi gue harus memilih, gue udah ngejalanin ini sama edward dan gue emang bodoh. Maafin gue,
gue milih dia.....
Begitu pengakuan gue saat gue ketangkep basah sama Alip dan ketika dia minta ketegasan sama gue.
Teganya gue ngomong kaya gini, tapi harus gimana lagi . Gue engga bisa terus-terusan bohong sama Alip. Walaupun gue punya perasaan sama alip, tapi gue harus mempertahankan hubungan gue walau sakit.
Tapi gue tetep lanjut contack sama aliph, dan anehnya gue mutusin buat lostcontac sama edward. Waktu itu gue engga tau apa yang harus gue lakuin. Gue bener-bener benci sama dia. Gue tau mungkin ini karma buat gue akibat ulah gue dulu . Dan gue harus  lupain  Edward untuk selamanya, makanya sekarang gue mutusin buat jadiin alip pacar gue seterusnya, gue pengen jaga alip. Gue janji hati gue cuma buat Alip selamanya kecuali takdir yang berkata lain.
Gue hanya berharap , alip terakhir buat gue..








Jumat, 27 Januari 2012

Hujan ?
Kukira bunyi apa, lebat ! tiba-tiba saja .
Apa lagi suara bass itu meneriakki ku,
(¬_¬͡͡") hash .
#pusink.

Rintiknya hujan itu deras sekali . Bebas tanpa beban .
Lagi-lagi aku hanya bermain dalam dunia maya .
Tak jelas
(‾˛‾")ƪ(˘-˘) !

23:31 tanpamuh

Minggu, 22 Januari 2012

Sudah setengah tahun ini aku hanya menggeliat. Yang ku rasakan semua hanya kehampaan, dikala aku mendapatkan tiupan kebangkitan namun itu hanya sementara kurasakan. Tak bisa ku genggam lama-lama.
Di kala fajar telah memancarkan cahayanya, aku bergidik. Benci merasakannya, itu memang hal terbodoh yang aku lakukan tapi inilah kenyataan. Kenyataan yang paling pahit yang belum bisa aku terima, aku sering merenungi sebenarnya Tuhan itu maha adil, dan pemurah. 
Tuhan telah memberiku kesempatan yang amat luar biasa dahsyatnya, tapi aku menhempasnya begitu saja. Bodohnya :(
Aku belum bisa menerima ini semua dengan keikhlasanku, aku sering menyalahkan ini semua sebagai garis terburukku dalam hidup.
Mereka semua jahat !!
ahg .... setidaknya aku sudah cukup muak menyalahkan diriku, atau siapapun. Karena sebenarnya inilah kelemahan ku yang tidak bisa menerima kenyataan sesungguhnya. Kelemahanku yang tidak mempunyai rasa syukur atas kelimpahan rahmat yang diberikan-Nya.
Huh !!!
Kesal sendiri lama" :( .

Sudahlah kalo  aku terus-terusan merasa keterpurukan dalam diriku , aku pasti akan hancur !
gggggggerrrrrrrrrrrrrrrrrr !!

Kamis, 19 Januari 2012

Semuanya terjadi begitu saja, secepat kilat menyambar.
geledeknya,, menggelegar sampai merasuk kepekaan hati.
frekuensinya semakin dekat.
detik
menit
jam
hari.. ku mulai merasakan getarannya. Perlahan namun pasti. Terngiang-ngiang, berdegup, menembus lapisan kabut tebal untuk menerima pantulan amplitudonya.
Kuharap ini bukanlah sebuah anatema Tuhan terhadapku atas kedustaan hatiku pada kemurnian anugerah ini.
Dan semoga pancaran kilaunya akan menghangatkan dan menyinari jiwa yang merasa sepi .
Bukan sepi akan dunia luar namun sepi akan ketulusan.

Selasa, 17 Januari 2012

terimakasih atas rahmatMu :)
Dengan rasa syukurku yg tiada henti terhadap kehidupan yang telah diberikan kapadaku, 
ya Rabb berkahilah hidupku.
terimakasih 3ngkau telah memberiku kesempatan untuk tumbuh dewasa dan mulai mengerti indahnya karuniaMu begitu juga cintaMu.
ku mohon pancarkan kepadaku dengan sinar wajahMu dan sinar kitabMu.
Izinkan aku meniti jalan kehidupanMu hingga aku dapat bermanfaat untuk orang lain (!)
ameen